Back to Kompasiana
Artikel

Bahasa

Hariyanto Imadha

A.Alumni: 1.Fakultas Ekonomi,Universitas Trisakti Jakarta 2.Akademi Bahasa Asing "Jakarta" 3.Fakultas Sastra, Universitas Indonesia,Jakarta. B.Pernah kuliah di: 1.Fakultas Hukum Extension,UI 2.Fakultas MIPA,Universitas selengkapnya

Bahasa: Daftar Gelar Sarjana yang Salah dan yang Benar

OPINI | 11 September 2013 | 06:58 Dibaca: 1376   Komentar: 2   0


SEKITAR 1980, saya melakukan kajian tentang keberadaan gelar-gelar sarjana yang ada di Indonesia.Ternyata di Indonesia banyak gelar sarjana yang salah Sayapun menulis surat pembaca dan mengusulkan tentang Pengindonesiaan Gelar Sarjana. . Kemudian sekitar 1990, saya melakukan kajian lagi, terutama masalah gelar S2.Kemudian menulis surat pembaca lagi.

Di bawah adalah gelar yang salah dan yang benar ditinjau dari sudut linguistik dan epistemologi:

Gelar-gelar yang salah atau harus diindonesiakan:
Ir,Drs,Dra,BcHk dan lain-lain.

Gelar-gelar yang salah/benar/lebih benar/koreksi:
Sarjana Arsitektur (S.Ars.)
Sarjana Agama (S.Ag.)
Sarjana Desain (S.Ds.) SALAH —– Seharusnya : S.De
Sarjana Ekonomi (S.E.)
Sarjana Farmasi (S.Farm.)
Sarjana Filsafat (S.Fil.)
Sarjana Hukum (S.H.)
Sarjana Hukum Islam (S.H.I.)
Sarjana Humaniora (S.Hum.)
Sarjana Ilmu Gizi (S.Gz.) SALAH —– Seharusnya: S.Gi
Sarjana Ilmu Kelautan (S.Kel.)
Sarjana Ilmu Komunikasi (S.I.Kom.)
Sarjana Ilmu Politik (S.I.P)
Sarjana Intelijen (S.In.)
Sarjana Kedokteran (S.Ked.) Catatan: Kalau ambil izin praktek:  Dok. (dokter).
Sarjana Kehutanan (S.Hut.) —– Lebih tepat : S.Keh
Sarjana Kedokteran Gigi (S.K.G.)
Sarjana Kedokteran Hewan (S.K.H)
Sarjana Keperawatan (S.Kep.)
Sarjana Kesehatan Masyarakat (S.K.M.)
Sarjana Ilmu Komputer (S.Kom.) —– Lebih tepat : S.Komp
Sarjana Manajemen (S.Mn.) SALAH —– Seharusnya: S.Man
Sarjana Pariwisata (S.Par.)
Sarjana Pendidikan (S.Pd.) SALAH —– Seharusnya: S.Pend.
Sarjana Pendidikan Islam (S.Pd.I.) SALAH —– Seharusnya: S.P.I
Sarjana Pendidikan Sekolah Dasar (S.Pd.SD.) SALAH —– Seharusnya:
SPend.SD
Sarjana Perikanan (S.Pi.) SALAH —– Seharusnya: S.Perik.
Sarjana Pertanian (S.P.) SALAH: Seharusnya: S.Pert.
Sarjana Peternakan (S.Pt.) SALAH —– Seharusnya: S.Pet.
Sarjana Psikologi (S.Psi.)
Sarjana Sains – Fisika, Astronomi, Biologi, Kimia, Matematika, Geografi
(S.Si.) SALAH —– Seharusnya: S.Sa.
Sarjana Sains Terapan (S.S.T)
Sarjana Ilmu Sosial (S.Sos.)
Sarjana Sastra (S.S.)
Sarjana Seni (S.Sn.) SALAH —– Seharusnya S.Se.
Sarjana Teknologi Pertanian (S.T.P.)
Sarjana Teknik (S.T.) —– Atau: S.Tek.
Sarjana Theologi (S.Th.)

Istilah yang salah
Magister —– Seharusnya: Master
Master Sains (M.Si) —– Seharusnya: M.Sa
Master Pendidikan (M.Pd) —– Seharusnya: M.Pend.
Master Humaniora (M.Hum)

Mohon diingat, di Amerika tidak ada Program Magister

Catatan:

-Munculnya istilah S-1,S-2 dan S-3 karena selama ini Indonesia mengikuti dua sistem gelar, yaitu Anglo Saxon (Amerika) dan Continental (Eropa). S-1 di Indonesia sama dengan S-1 dengan sistem Continental. Tetapi S-1 Indonesia dianggap Sarjana Muda di sistem Anglo Saxon.

-Kesalahan di dalam pemakaian gelar yang salah karena adanya anggapan bahwa semua gelar yang dikeluarkan oleh kemendiknas/kotpertis/perguruan tinggi/tertulis di ijasah adalah gelar yang benar. Padahal benar tidaknya gelar sarjana tidak ditentukan oleh lembaga, tetapi ditentukan oleh Ilmu Tentang Kebenaran (Epistemologi), dalam hal ini linguistik (ilmu bahasa) dan ilmu logika.

-Banyak orang mencampuradukkan pengertian gelar dengan akronim. Padahal, gelar sarjana dan akronim merupakan dua hal yang berbeda.

-Banyaknya sarjana yang memakai gelar yang salah karena mengikuti Kepmendikbud No. 036/U/1993 tentang Gelar Akademi yang sudah dinyatakan tidak berlaku dan diganti dengan Kepmendiknas No. 178/U/2001.

-Pemakaian gelar-gelar yang salah merupakan pelanggaran dari Kepmendiknas No. 178/U/2001 gelar tersebut dinyatakan tidak berlaku lagi (Pasal 24).

Rumus membuat gelar sarjana
(Pernah saya usulkan melalui surat pembaca)

Sebenarnya rumus membuat gelar sarjana itu sangat mudah,yaitu:

Versi Anglo Saxon:
Sarjana Muda: dimulai huruf Sm + huruf ke-1/ke-2/ke-3/ke-4 bidang ilmunya
Sarjana:dimulai huruf S + huruf ke-1/ke-2/ke-3/ke-4 bidang ilmunya
Master: dimulai huruf M + huruf ke-1/ke-2/ke-3/ke-4 bidang ilmunya
Doktor: dimulai huruf D + huruf ke-1/ke-2/ke-3/ke-4 bidang ilmunya

Versi Continental
Di Indonesi  tidak diberlakukan lagi
Rumus: Huruf awal+/huruf tegah+/huruf akhir

Contoh:Drs,Dr,Mr

Atribut Spesialisasi
Dimulai huruf Sp
Jadi SP.A = Spesialisasi anak (untuk profesi dokter)
Jadi,SP.THT = Spesialisasi Tenggorokan,Hidung dan Telinga (untuk profesi dokter).

Belum diindonesiakan:

Pengindonesiaan Gelar profesi (belum saya usulkan)
Jadi,PrDok = Profesi Dokter atau cukup Dok atau Dokt
Jadi,PrNot = Pofesi Notaris atau cukup Not atau Nota
Jadi,PrAku = Profesi Akuntan atau cuku Aku atau Akun
Jadi,PrKon = Profesi Konsultan atau cukup Kon atau Kons dst

Pengindonesiaan Gelar S-3: Dr ataudoktor ( belum saya usulkan)
Usulan saya: Gelar S-3 dimulai huruf D
Jadi,Doktor Ekonomi,seharusnya DE atau DEk atau DEkon dst

Cara memakai gelar yang salah
Gelar S-1,S-2 dan S-3 adalah jenjang pendidikan
Kenyataannya banyak yang menggunakan gelar dengan cara yang salah,
yaitu memakai gelar S-1 dan S-2 atau S-1,S-2 dan S-3 sekaligus

Contoh:
-ST,MM seharusnya cukup MM saja (gelar tertinggi)
-SH,MH seharusnya MH saja (gelar tertinggi)
-Dr,SE,MM seharusnya Dr saja (gelar tertinggi)

Penyebab pemakaian gelar sarjana yang salah
-Minimnya pengetahuan sarjana tentang ilmu bahasa (linguistik)
-Lemahnya kemampuan berlogika
-Ingin dianggap hebat
-Punya mentalitas suka pamer gelar sarjana
-Cara berpikirnya stagnan dan sempit

Kesimpulan:
-Sampai hari ini masih ada gelar-gelar salah yang dikeluarkan oleh pihak lembaga yang kompeten (Kemendiknas/Dirjen Dikti/Kotpertis/Perguruan Tinggi/Ijazah) sebab hanya berdasarkan kewenangan dan ilmu kira-kira. Lembaga kompeten membuat gelar tanpa landasan Linguistik dan Epistemologi

Kata-kata bijak
Sarjana bukanlah gelarnya, tetapi cara berpikirnya.

Referensi:
-Webster Dictionary
-Buku-buku Linguistics
-Buku-buku Epistemologi

Catatan:

Maaf, saya jarang sekali membaca komen-komen.

Hariyanto Imadha

Pengusul Pengindonesiaan Gelar Sarjana

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Selamat Tinggal Banjir, Proyek Revitalisasi …

Agung Han | | 30 October 2014 | 21:02

Elia Massa Manik Si Manager 1 Triliun …

Analgin Ginting | | 30 October 2014 | 13:56

[YOGYAKARTA] Daftar Online Nangkring bersama …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 11:06

Bau Busuk Dibelakang Borneo FC …

Hery | | 30 October 2014 | 19:59

“Nangkring” bareng Tanoto …

Kompasiana | | 27 October 2014 | 10:31


TRENDING ARTICLES

Mantan Pembantu Mendadak PD, Berkat Sudah …

Seneng | 3 jam lalu

70 Juta Rakyat Siap Masuk Bui …

Pecel Tempe | 5 jam lalu

Pramono Anung Menjadi Satu-satunya Anggota …

Sang Pujangga | 9 jam lalu

Mba, Pengungsi Sinabung Tak Butuh …

Rizal Amri | 12 jam lalu

Pemerintahan Para Saudagar …

Isk_harun | 15 jam lalu


HIGHLIGHT

Toleransi terhadap “Orang Kecil” …

Fantasi | 8 jam lalu

Batu Bacan dari SBY ke Obama Membantu …

Sitti Fatimah | 8 jam lalu

Kenapa Orang Jepang Tak Sadar Akan Kehebatan …

Weedy Koshino | 9 jam lalu

Surga Kecil di Sukabumi Utara …

Hari Akbar Muharam ... | 9 jam lalu

Pengampunan Berisiko (Kasus Gambar Porno …

Julianto Simanjunta... | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: