Back to Kompasiana
Artikel

Bahasa

Ungkapan Hati secara Diam-diam

OPINI | 22 July 2013 | 17:26 Dibaca: 770   Komentar: 8   0

Memang sih sekarang ini sudah jarang ada orang yang mau mengungkapkan perasaan dengan karya sastra. Tapi walaupun sudah jarang, bukan berarti cara itu sudah gak bisa dipakai. Justru kata-kata yang ditulis secara tulus itu malah bisa menyentuh bagian hati orang yang gak bisa disentuh dengan ucapan lisan. Ada yang bilang, “Pria itu kelemahannya di mata, sedangkan wanita kelemahannya di telinga”. Maksudnya, pria itu gampang luluh hatinya saat melihat cantiknya rupa. Sedangkan wanita itu gampang luluh hatinya saat dibelai dengan kata-kata. Nah, buat agan/aganwati yang gak berani ngungkapin soal perasaan langsung kepada gebetan, bisa pake cara ini. Yup.. Bikin puisi..

Sebenarnya ane sendiri belum pernah yang namanya nulis puisi buat seorang wanita. Seumur hidup ane hanya baru sekali baca puisi, itupun puisi tentang pahlawan pas 17 agustus waktu SD dulu. Tapi menurut ane sebenarnya menulis puisi itu gak susah loh.. Karena intinya, setiap tulisan yang ditulis dari hati itu punya kekuatannya tersendiri. Gak perlu nyari kata-kata yang indah dan berlebihan untuk merangkainya. Cukup dengan membayangkan sisi-sisi indah dari si gebetan, dan tuliskanlah sesuai isi hati agan dengan pena. Ada juga yang mengatakan bahwa puisi itu adalah cara curhat yang paling elegan. Bisa dinikmati orang lain, tanpa perlu curhat cerita panjang lebar dan menebar kebosanan sehingga terlihat alay. Karena itu ane juga pengen coba buat puisi. Berikut ini puisinya:

Aku sayang kamu meelll
Kuharapkan kamu sehat selalu
Disetiap sakit dirimu
Ingin sekali selalu berada di dekatmu
Sekedar memijat jari tanganmu
Membuatkan teh hangat untukmu

Memang sulit menjadi sosok seperti ayahmu
Tapi ku kan mencoba seperti yang kamu minta
Menjaga dirimu seumur hidupku

Agan/wati bisa nangkep kan maksud puisi diatas apa? Gampang kan membuat puisi :D
Percayalah.. dengan buku kita bisa melihat dunia. Dengan kata-kata, kita bisa menguasai dunia.. dengan kata-kata juga kita bisa menguasai hati wanita ;)

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Mengupas Sisi Kemanusiaan Pasar Santa …

Olive Bendon | | 21 October 2014 | 05:56

Di Balik Pidato Jokowi: Stop Menuding Pihak …

Eddy Mesakh | | 21 October 2014 | 16:05

[PALU] Kompasiana Nangkring Bareng BKKBN di …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 15:12

Foto Gue Dicuri Lagi Bro, Gembok Foto Itu …

Kevinalegion | | 21 October 2014 | 07:41

Ikuti Kompasiana-Bank Indonesia Blog …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 10:39


TRENDING ARTICLES

Anang Hermansyah Hadiri Pesta Rakyat, Ahmad …

Sahroha Lumbanraja | 4 jam lalu

Makna Potongan Tumpeng Presiden Jokowi bagi …

Kanis Wk | 6 jam lalu

Sttt… Bos Kompasiana Beraksi di …

Dodi Mawardi | 7 jam lalu

Film Lucy Sebaiknya Dilarang! …

Ahmad Imam Satriya | 10 jam lalu

20 Oktober yang Lucu, Unik dan Haru …

Alan Budiman | 11 jam lalu


HIGHLIGHT

Jangan Tantang Rambu Dilarang! …

Johanes Krisnomo | 7 jam lalu

Cita-citaku vs Realita …

Aisyah Nawangsari P... | 7 jam lalu

SBY Gemar Bikin Perppu …

Hendra Budiman | 8 jam lalu

Doktrin Maritim dan Perahu …

Eddy Boekoesoe | 8 jam lalu

Anfield Crowd, Faktor X Liverpool Meredam …

Achmad Suwefi | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: