Back to Kompasiana
Artikel

Bahasa

Ridwan Arifin

Pecinta Bahasa, Budaya dan Penerjemahan dengan blog lingua-bahasa.blogspot.com. dan ridwanbahasa.wordpress.com (sedikit promosi..hehehe) selengkapnya

Nama Tempat di Singapura dari Bahasa Indonesia

HL | 16 May 2013 | 15:33 Dibaca: 6155   Komentar: 25   3

TOPONIMI DAERAH DI SINGAPURA

Tidak sedikit pula nama jalan dan nama tempat di Singapura ternyata berasal dari bahasa Indonesia yang berakar dari bahasa Melayu bahkan beberapa orang Indonesia sering berkunjung ke tempat berikut ini:

1. Singapore/ Singapura

Nama Singapura berasal dari bahasa Melayu berarti “Kota Singa”. Studi sejarah membuktikan bahwa singa kemungkinan tidak pernah ada di pulau itu; makhluk yang dilihat oleh Sang Nila Utama, pendiri dan pemberi nama Singapura, bisa jadi seekor harimau. Singapura juga bernama awal ‘Temasek’.

DSC_0120

2. Bugis Street (Jalan Bugis)

Sejarah Bugis Street jauh berawal pada saat Singapura masih bernama Temasek, yang terkenal sebagai kota pelabuhan, menarik banyak imigran dari berbagai etnis untuk datang dan berdagang. Pedagang dan pelaut ulung Bugis dari Indonesia juga berkumpul di sini. Pada tahun 1829 dari Makasar mereka membawa rempah-rempah dan emas dengan menggunakan perahu pinisi menyeberangi lautan untuk mencari peruntungan baru di tanah Singapura. Kedatangan pelaut-pelaut Bugis sekaligus membentuk komunitas Bugis yang bermukim di kampung Bugis atau Bugis Village yang dikenal saat ini dan memunculkan pedagang, pahlawan dan tokoh baru yang berperan dalam sejarah negara Singapura.

???????????????????????????????

3. Sentosa Island (Pulau Sentosa)

Kata ‘Sentosa’ berasal dari bahasa Sanskrit yakni Santosha. Dalam KBBI IV 2008, kata ‘sentosa’ berarti bebas dr segala kesukaran dan bencana; aman dan tenteram; sejahtera.

???????????????????????????????

4. Orchard Road (Jalan Orchard)

Nama Jalan Orchard berarti jalan kebun, diambil dari perkebunan merica, pala dan buah-buahan di pertengahan tahun 1800-an. Pengembangan komersil daerah ini baru dimulai di abad ke-20 terutama pada pertengahan tahun 1970-an. Terbukti beberapa jalan kecil atau gang di sekitar Orchard Road bernama Jalan Kayu Manis, Jalan Lada Puteh, Jalan Jintan dsb. yang terdapat dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) IV 2008.

IMG_1612

5. Tanjong Pagar

Berasal dari bahasa Melayu “Tanjong Passar”, Tanjong berarti tanjung, Passar berati perkampungan sehingg Tanjong Pagar menggambarkan perkampungan nelayan sepanjang pesisir pantai. Menurut sejarah Melayu, dahuu kala perkampungan ini diserang oleh sekumpulan ikan pedang (spearfish), atas nasihat anak lelaki pintar bernama Hang Nadim (yang sekarang nama Bandara Internasional di Batam, Indonesia dan nama Pahlawan dari Riau, Indonesia) kepada Sri Maharajah untuk membuat perangkap di sepanjang pesisir tersebut, akhirnya perangkap tersebut berhasil menahan serangan ikan-ikan tersebut.

6. Pasir Panjang

Nama Pasir Panjang berasal dari bahasa Melayu “Passir Panjang” mulai muncul tahun 1851. Artinya, nama ini menggambarkan pantai berpasir yang panjang membentang sepanjang pesisir daerah ini.

Pasir Panjang juga disebut hong heng sua dalam bahasa Hokkien yang berarti “Tanaman milik Hong Heng”.

???????????????????????????????

7. The Istana Singapore

Asal kata Istana dari bahasa Indonesia yang berarti rumah atau kediaman resmi raja (kepala negara, presiden) dan keluarganya serta pusat kegiatan pemerintahan. Seperti halnya Istana Merdeka, Istana Negara, Istana Bogor, Istana Cipanas, Istana Tampak Siring dsb.

istana-in-singapore

8. Kranji

Daerah Kranji di Singapura ini terletak di utara Singaupra, merupakan sebuah daerah pinggiran dan kota kecil terletak sekitar 22 Km dari pusat kota. Kranji atau Keranji berasal dari bahasa Indonesia diambil dari nama sebuah nama buah Dialium indicum atau velvet tamarind. Di Indonesia, buah ini dikenal juga buah kranji atau buah asam atau buah asem. Selain itu, ini merupakan nama kelurahan di kecamatan Bekasi Barat, Bekasi, Jawa Barat, Indonesia.

Sumber: Wikipedia, KBBI IV 2008, Encyclopedia 2012, Pemandu Wisata dan berbagai sumber. Foto: Dokumen Pribadi.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Andai Masyarakat Tangerang Selatan Sadar, …

Ngesti Setyo Moerni | | 28 November 2014 | 17:27

Dari (Catatan Harian) Kompasiana ke (Sudut …

Lizz | | 28 November 2014 | 16:22

Kampret Jebul: Rumah …

Kampretos | | 28 November 2014 | 15:50

Saran untuk Ahok Cegah Petaka Akibat 100 …

Tjiptadinata Effend... | | 28 November 2014 | 15:30

Ayo Tulis Ceritamu untuk Indonesia Sehat! …

Kompasiana | | 25 November 2014 | 21:46


TRENDING ARTICLES

Indonesia VS Laos 5-1: Panggung Evan Dimas …

Palti Hutabarat | 10 jam lalu

Timnas Menang Besar ( Penyesalan Alfred …

Suci Handayani | 10 jam lalu

Terima Kasih Evan Dimas… …

Rusmin Sopian | 12 jam lalu

Kongkalikong Dokter dengan Perusahaan Obat …

Wahyu Triasmara | 17 jam lalu

Hampir Saja Saya Termakan Rayuan Banci …

Muslihudin El Hasan... | 19 jam lalu


HIGHLIGHT

Ketika Jonru Murka #KJM …

Alan Budiman | 10 jam lalu

Kartu Kredit: Perlu atau Tidak …

Wahyu Indra Sukma | 10 jam lalu

Gerakan Desa Membangun: Sebuah Paradigma …

Yulio Victory | 11 jam lalu

Berbagai Pandangan “Era Baru Polri Dibawah …

Imam Kodri | 11 jam lalu

Anak Madrasah Juara 1 Olimpiade Indonesia …

Ahmad Imam Satriya | 11 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: