Back to Kompasiana
Artikel

Bahasa

Encep Mulyadi

Belajar Tiada Henti, Hingga Sang Pencipta Menjemputmu

Kata-Kata yang Membuat Orang Lain Merasa Dihargai

REP | 22 April 2013 | 11:23 Dibaca: 1945   Komentar: 0   0

Mulutmu Harimaumu. Ungkapan ini sering kita dengar. Ungkapan yang sederhana, namun dalam maknanya. Mengingatkan kita untuk hati-hati dalam bertutur kata. Di samping itu ada ungkapan lain yang senada, yaitu ; luka karena pedang mudah diobati tapi luka karena kata-kata susah untuk diobati.

Kiranya dua ungkapan di atas cukup untuk mengingatkan kita. Menjadi nasihat agar kita senantiasa hati-hati serta memikirkan dampak baik buruk dari apa yang akan ucapkan.

Kita tentu sudah tahu dan kita pernah merasakan rasa tidak enak dari kata-kata yang sangat menyinggung perasaan kita. Karena itulah kita belajar untuk peka dengan hal-hal yang bisa membuat orang lain sakit hati ( tentu dalam hal yang proporsional ), karena ada juga orang yang merasa sakit hati gara-gara ada orang yang melarangnya untuk melakukan sesuatu yang jika hal itu dilakukan akan membahayakan dirinya atau merugikannya. Kalau yang seperti ini tidak termasuk sakit hati yang proporsional.

Lalu dengan cara apa kita meperlakukan orang supaya ia tidak tersinggung bahkan ia merasa tersanjung atau dihargai ??

Salah satunya dengan kata-kata. Berikut beberapa kata yang bisa membuat orang lain merasa dihargai dan dihormati berdasarkan pengalaman penulis, yaitu :

1. Terima kasih

Kata ini simple dan sangat sederhana. Ketika kita naik taksi misalnya, setelah kita membayar ongkos kemudian kita mengucapka kata ; “ terimakasih ya pak “ saya jamin sopir taksi itu akan merasa senang dan merasa dihargai, apalagi kalau kita mengucapkannya dengan senyum. Atau ketika kita memakai jasa orang lain apakah itu tukang bangunan, service elektronik, jasa pengiriman, OB maupun kepada pedagang yang menjual makanan maupun yang bukan makanan termasuk para penjaga tiket baik itu yang berkaitan dengan transportasi maupun tempat wisata.

Sebagian kita mungkin sempat berfikir, kita kan bayar bukan gratis, jadi buat apa mengucapkan terima kasih ? Kita harus sadar jika kita bisa menghargai orang, itu artinya kita bisa menghargai diri kita sendiri.

2. Maaf

Kata ini juga sederhana. Kata ini bisa digunakan ketika kita melakukan kesalahan, meminta bantuan orang lain atau sebagai pengganti kata permisi. Misalnya : Maaf saya lupa. Maaf saya telah melakukan kesalahan. Maaf saya telah terlambat. Maaf Bi tolong ambilkan air minum.

Untuk membuat orang merasa dihargai dan dihormati tak selamanya harus dikaitkan dengan urusan materi. Ucapan yang membuat orang lain merasa dihargai bisa menjadi penghargaan tersendiri dan special.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Membuat KTP Baru, Bisa Jadi Dalam Sehari! …

Seneng | | 22 October 2014 | 10:00

Angka Melek Huruf, PR Pemimpin Baru …

Joko Ade Nursiyono | | 22 October 2014 | 08:31

[PALU] Kompasiana Nangkring Bareng BKKBN di …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 15:12

Saksi Sejarah Bangsa …

Idos | | 22 October 2014 | 11:28

Ikuti Kompasiana-Bank Indonesia Blog …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 10:39


TRENDING ARTICLES

Calon Menteri yang Gagal Lolos …

Mafruhin | 3 jam lalu

3 Calon Menteri Jokowi Diduga Terlibat Kasus …

Rolas Jakson | 4 jam lalu

Suksesi Indonesia Bikin Iri Negeri Tetangga …

Solehuddin Dori | 4 jam lalu

Bocor, Surat Penolakan Calon Menteri …

Felix | 5 jam lalu

Fadli Zon dan Hak Prerogatif Presiden …

Phadli Hasyim Harah... | 5 jam lalu


HIGHLIGHT

Sinyal “Revolusi Mental” Skuad …

F Tanjung | 8 jam lalu

Tantangan Membuat Buku Mini Kumpulan Puisi …

Den Bhaghoese | 8 jam lalu

Bakmi Mama Lie Ling …

Benediktus Satrio R... | 8 jam lalu

Borneo Menulis …

Anton Surya | 9 jam lalu

Anak Punk Jalanan …

Teguhbayusamsudin | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: