Back to Kompasiana
Artikel

Bahasa

Encep Mulyadi

Belajar Tiada Henti, Hingga Sang Pencipta Menjemputmu

Kata-Kata yang Membuat Orang Lain Merasa Dihargai

REP | 22 April 2013 | 11:23 Dibaca: 1929   Komentar: 0   0

Mulutmu Harimaumu. Ungkapan ini sering kita dengar. Ungkapan yang sederhana, namun dalam maknanya. Mengingatkan kita untuk hati-hati dalam bertutur kata. Di samping itu ada ungkapan lain yang senada, yaitu ; luka karena pedang mudah diobati tapi luka karena kata-kata susah untuk diobati.

Kiranya dua ungkapan di atas cukup untuk mengingatkan kita. Menjadi nasihat agar kita senantiasa hati-hati serta memikirkan dampak baik buruk dari apa yang akan ucapkan.

Kita tentu sudah tahu dan kita pernah merasakan rasa tidak enak dari kata-kata yang sangat menyinggung perasaan kita. Karena itulah kita belajar untuk peka dengan hal-hal yang bisa membuat orang lain sakit hati ( tentu dalam hal yang proporsional ), karena ada juga orang yang merasa sakit hati gara-gara ada orang yang melarangnya untuk melakukan sesuatu yang jika hal itu dilakukan akan membahayakan dirinya atau merugikannya. Kalau yang seperti ini tidak termasuk sakit hati yang proporsional.

Lalu dengan cara apa kita meperlakukan orang supaya ia tidak tersinggung bahkan ia merasa tersanjung atau dihargai ??

Salah satunya dengan kata-kata. Berikut beberapa kata yang bisa membuat orang lain merasa dihargai dan dihormati berdasarkan pengalaman penulis, yaitu :

1. Terima kasih

Kata ini simple dan sangat sederhana. Ketika kita naik taksi misalnya, setelah kita membayar ongkos kemudian kita mengucapka kata ; “ terimakasih ya pak “ saya jamin sopir taksi itu akan merasa senang dan merasa dihargai, apalagi kalau kita mengucapkannya dengan senyum. Atau ketika kita memakai jasa orang lain apakah itu tukang bangunan, service elektronik, jasa pengiriman, OB maupun kepada pedagang yang menjual makanan maupun yang bukan makanan termasuk para penjaga tiket baik itu yang berkaitan dengan transportasi maupun tempat wisata.

Sebagian kita mungkin sempat berfikir, kita kan bayar bukan gratis, jadi buat apa mengucapkan terima kasih ? Kita harus sadar jika kita bisa menghargai orang, itu artinya kita bisa menghargai diri kita sendiri.

2. Maaf

Kata ini juga sederhana. Kata ini bisa digunakan ketika kita melakukan kesalahan, meminta bantuan orang lain atau sebagai pengganti kata permisi. Misalnya : Maaf saya lupa. Maaf saya telah melakukan kesalahan. Maaf saya telah terlambat. Maaf Bi tolong ambilkan air minum.

Untuk membuat orang merasa dihargai dan dihormati tak selamanya harus dikaitkan dengan urusan materi. Ucapan yang membuat orang lain merasa dihargai bisa menjadi penghargaan tersendiri dan special.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Kontroversi Panjat Pinang dan Serunya …

Kompasiana | | 02 September 2014 | 11:15

Si Gagah yang Terlelap …

Findraw | | 03 September 2014 | 09:17

Ini Nilai Ujian Kuliah Politik Pertanian …

Felix | | 03 September 2014 | 08:39

Oase untuk Anak Indonesia …

Agung Han | | 03 September 2014 | 08:10

Ikuti Blog Competition Sun Life dan Raih …

Kompasiana | | 30 August 2014 | 17:59


TRENDING ARTICLES

Oposisi Recehan …

Yasril Faqot | 3 jam lalu

Ini Nilai Ujian Kuliah Politik Pertanian …

Felix | 5 jam lalu

Florence Sihombing Disorot Dunia …

Iswanto Junior | 7 jam lalu

Manuver Hatta Rajasa dan Soliditas Koalisi …

Jusman Dalle | 8 jam lalu

Awasi Jokowi, Kita Bukan Kerbau Dungu …

Mas Wahyu | 8 jam lalu


HIGHLIGHT

Transparansi Pengadaan Alutsista di TNI …

Putra Perkasa | 8 jam lalu

Kontroversi Panjat Pinang dan Serunya …

Kompasiana | 8 jam lalu

Ala Backpacker menuju Negri di Atas Awan …

Wilda Hikmalia | 8 jam lalu

Krisis Kesetiaan …

Blasius Mengkaka | 9 jam lalu

Hadiah Istimewa Dari Pepih Nugraha …

Tur Muzi | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: