Back to Kompasiana
Artikel

Bahasa

Orang Bijak Palsu

Pemerhati Kehidupan

Kepo Ternyata Dari Bahasa Cina

OPINI | 26 February 2013 | 08:33 Dibaca: 2381   Komentar: 0   7

13618108381810018558

Kepo adalah bahasa gaul yang akhir-akhir ini cukup sering kita dengar. Tak hanya orang ‘biasa’ kalangan artis dan selebriti pun kerap menggunakannya. Bahkan salah satu stasiun televisi swasta sampai membuatkan kuis-nya, Kepo Quiz (dipandu Indra Herlambang dan Ersa Mayori).

Potongan dialog dibawah ini tentu tdk asing lagi bagi anda para kepo-ers …hehehe :

^ Kamu lagi dimana…sama siapa dan lagi ngapain?

* Ich kepo banget sih loe…

^ Bagaimana kabar si Santi, masih gak dia sama si Unang?

* Kepo banget sih :)

^ Ehh loe ngapain sih ke Medan, emang mau ketemu siapa dan urusan apa?

* Nanya mulu…kepo banget sih loe

^ Koq nangis lagi sedih ya…abiz di putusin ya…siapa yang nyakitin dan kapan?

Dan serangkaian pertanyaan-pertanyaan kepo lainnya.

Tadi siang seorang sahabat hokkian saya bertanya kepada saya tentang arti kata kepo yang sering didengarnya di televisi. Apa sich arti kepo, begitu tanya sahabat hokkian saya. Lalu saya katakan bahwa kepo itu artinya pengen tahu. Lho koq seperti bahasa hokkian. Hokkian adalah suku atau ras Cina yang banyak mendiami wilayah Sumatera Utara.

Memangnya kalau dalam bahasa hokkian kepo artinya apa, kata saya balik bertanya. Ya itu tadi…pengen tahu hal-hal yang kurang penting. Dahulu waktu kecil ketika saya sering bertanya ini dan itu kepada mama selalu dijawab ; Lu ane kepo a…!? (lu pengen tau aja ah). Ketika saya bertanya kepada sahabat hokkian yang lain ternyata jawabannya tentang arti kata kepo juga sama. Ooo..oo ternyata kepo yang sering dipakai itu berasal dari bahasa Cina (hokkian).

1361810905573320471

Ketika saya coba googling ternyata beberapa sumber juga mengatakan bahwa kepo itu berasal dari bahasa Cina khususnya hokkian. Meski ada juga yang mengatakan bahwa kepo itu adalah akronim dari Knowing Every Particular Object (orang yang serba mendetail dalam mengetahui sesuatu). Atau ada juga yang mengartikan kepo sebagai kek pembokat yang kerjanya nanya mulu, disuruh mengerjakan sesuatu kerjanya tanya terus.

Tapi saya pikir yang lebih masuk akal adalah yang mengatakan kepo berasal dari bahasa hokkian. Kepo adalah kata bahasa hokkian Cina Medan / Cina Sumatera yang sering digunakan untuk memarahi , mengejek orang karena kurang kerjaan (mengurusi hal-hal yang gak penting), kalau istilah Medan ‘sibuk tak menentu’. Ane kepo e lu artinya kurang kerjaan kali lah kau ini.

Artikel lain: Biarkan Orang Cina Sukses & Kaya || Anak Kepo = Anak Cerdas!? || Cara Sukses Jadi Pengusaha ala Jokowi || 4 Cara Sukses Hari Tanusoedibyo || Belajar Cara Menjadi Kaya Dari Orang Miskin ||

Terima kasih sudah membaca artikel “Kepo Ternyata Dari Bahasa Cina“ semoga kesuksesan menyertai anda dalam banyak hal!____salam bijak palsu!

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

BMI Hongkong Tertipu 60 Juta Oleh “Bule …

Fey Down | | 25 October 2014 | 17:32

ATM Susu …

Gaganawati | | 25 October 2014 | 20:18

[PALU] Kompasiana Nangkring Bareng BKKBN di …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 15:12

Gayatri Wailisa, Anggota BIN? Perlukah …

Arnold Adoe | | 25 October 2014 | 16:01

Inilah Daftar Narasumber yang Siap Beraksi …

Kompasiana | | 20 October 2014 | 15:40


TRENDING ARTICLES

Serunya di Balik Layar Pemotretan Presiden …

Gatra Maulana | 7 jam lalu

BMI Hongkong Tertipu 60 Juta Oleh “Bule …

Fey Down | 8 jam lalu

Hatta Rajasa Tahu Siapa Bandit Migas …

Eddy Mesakh | 10 jam lalu

Presiden Jokowi, Ibu Negara, dan …

Sintong Silaban | 10 jam lalu

Kerumitan Membentuk Kabinet …

Mas Isharyanto | 11 jam lalu


HIGHLIGHT

Fakta & Rahasia Saya Tentang Buku …

Indria Salim | 8 jam lalu

Hanya Tontowi/Liliyana di Final Perancis …

Sapardiyono | 8 jam lalu

Pilih Steak Sapi New Zealand Atau Ramen …

Benny Rhamdani | 8 jam lalu

Upacara Adat Satu Suro Kampung Adat Cirendeu …

Sandra Nurdiansyah | 9 jam lalu

50 Yacht Luar Negeri “Serbu” …

Mustafa Kamal | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: