Back to Kompasiana
Artikel

Bahasa

Herman Lukito

pengen jadi penulis terkenal

Metode Pembelajaran Bahasa yang Efektif

REP | 11 February 2013 | 15:47 Dibaca: 563   Komentar: 0   0

Sebagai homo socius atau mahluk social, normalnya perkembangan manusia tidak terlepas dari interaksi dengan lingkungan sosialnya .

Orang mungkin berargumentasi bahwa secara kodrati seorang anak diperangkati dengan kemampuan berbahasa. Memang benar demikian adanya. Namun kemampuan dasar yang diberikan Tuhan tidak pernah tumbuh berkembang wajar kalau tidak dibiarkan berada dalam suasana dan lingkungan sosial yang wajar.

Banyak ahli ilmu bahasa terapan terutama yang benyak berkiprah dalam hal ikhwal pembelajaran bahasa, memperhatikan hasil percobaan manusia itu dalam mengembangkan teorinya.

Ada beberapa model pembelajaran bahasa yang biasa diterapkan guru, yaitu : model pembelajaran komunikatif, silent way, total physical response, community language learning, dan grammar translation method. Setiap pendekatan dan model pembelajaran bahasa berkembang sesuai dengan perkembangan jaman dan saling terkait satu sama lain.

Masing-masing berkembang seiring dengan kerangka teori bahasa dan teori pembelajaran bahasa yang dianutnya. Maka. orang awam lalu tidak mudah mengerti pendekatan, metode, dan tehnik belajar bahasa yang paling tepat untuk belajar bahasa.

Model pembelajaran bahasa yang paling efektif dalam belajar bahasa adalah kombinasi dari setiap [endekatan dan metode yang ada, tentu saja dengan menyesuaikan, mempertimbangkan, dan memperhitungkan keadaan sosialkultural yang berlaku lokal. Terlebih untuk anak-anak usia belajar paling efektif adalah sejak usia 2 tahun sampai menjelang masa pubernya. Model pembelajaran bahasa yang bersifat elektis inilah yang paling tepat diterapkan. Oleh karena itu, tidak perlu memaksakan pendekatan, metode dan tehnik tertentu. Karena bila terlalu dipaksakan, jangankan tingkat keberhasilan yang gemilang seperti yang dibayangkan, orang malah tidak dapat berbicara secara normal dan wajar.

Banyak contoh yang bisa kita temui di sekitar kita tentang penerapan model pembelajaran yang terlalu dipaksakan untuk mengikuti satu jenis model pembelajaran yang dianggap tepat namun akhirnya malah menjadi boomerang bagi anak. Peran aktif orang tua dan orang-orang terdekat juga sangat berpengaruh terhadap tingkat keberhasilan penguasaan bahasa.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Revolusi dari Desa di Perbatasan …

Pepih Nugraha | | 23 October 2014 | 12:52

Sakitnya Tuh di Sini, Pak Jokowi… …

Firda Puri Agustine | | 23 October 2014 | 09:45

[BALIKPAPAN] Daftar Online Nangkring bersama …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 11:00

Pertolongan Kecelakaan yang Tepat …

M. Fachreza Ardiant... | | 23 October 2014 | 10:23

Inilah Daftar Narasumber yang Siap Beraksi …

Kompasiana | | 20 October 2014 | 15:40


TRENDING ARTICLES

Acara Soimah Menelan Korban …

Dean Ridone | 6 jam lalu

Dua Cewek Kakak-Adik Pengidap HIV/AIDS di …

Syaiful W. Harahap | 7 jam lalu

Singkirkan Imin, Jokowi Pinjam Tangan KPK? …

Mohamadfi Khusaeni | 8 jam lalu

Pembunuhan Bule oleh Istrinya di Bali …

Ifani | 8 jam lalu

Ketua Tim Transisi Mendapat Rapor Merah dari …

Jefri Hidayat | 9 jam lalu


HIGHLIGHT

Pak Presiden, Kok Sederhana Banget, Sih! …

Fitri Restiana | 7 jam lalu

Menunggu Hasil Seleksi Dirut PDAM Kota …

Panji Kusuma | 7 jam lalu

Penghubung Komisi Yudisial Jawa Tengah …

Muhammad Farhan | 8 jam lalu

‘Jokowi Efect’ Nggak Ngefek, …

Handarbeni Hambegja... | 8 jam lalu

Kisah Lebai Malang Nan Bimbang …

Hendi Setiawan | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: