Back to Kompasiana
Artikel

Bahasa

Ar Kus

senang berpikir apa adanya dan adanya apa

Qurban, Kurban, Apa Korban?

OPINI | 26 October 2012 | 14:30 Dibaca: 602   Komentar: 0   1

13512365261277436363

sumber: fotobuckrt.com

Memahami suatu kata benar atau tidak kadangkala membingungkan. Guru bahasa Indonesia saya menyarankan bahwa jika kita bingung suatu kata benar atau tidak, lihatlah ke kamus.

Di tengah perayaan Idul Adha kali ini saya menemukan tiga kata yang dipergunakan secara bergantian dengan makna yang sama, yaitu kata /qurban/, /kurban/, dan /korban/. Manakah di antara ketiga kata ini yang merupakan kata baku dan mana yang tidak? Dari KBBI offline yg saya miliki ditemukan data sebagai berikut:

Untuk kata /kurban/, ditemukan makna sebagai berikut:

kur·ban n 1 persembahan kpd Allah (spt biri-biri, sapi, unta yg disembelih pd hari Lebaran Haji): ia menyembelih kerbau untuk –; 2 pujaan atau persembahan kpd dewa-dewa: setahun sekali diadakan upacara mempersembahkan — kpd Batara Brahma;

– misa Kat upacara mempersembahkan roti suci dan minuman anggur;

ber·kur·ban v mempersembahkan kurban;

me·ngur·ban·kan v 1 mempersembahkan sesuatu sbg kurban: ada yg ~ lembu, ada pula yg ~ buah-buahan; 2 membuat (menyebabkan) orang lain menjadi kurban

untuk kata /korban/ ditemukan makna sebagai berikut:

kor·ban n 1 pemberian untuk menyatakan kebaktian, kesetiaan, dsb; kurban: jangankan harta, jiwa sekalipun kami berikan sbg –; 2 orang, binatang, dsb yg menjadi menderita (mati dsb) akibat suatu kejadian, perbuatan jahat, dsb: sepuluh orang — tabrakan itu dirawat di rumah sakit Bogor;

ber·kor·ban v 1 menyatakan kebaktian, kesetiaan, dsb; menjadi korban; menderita (rugi dsb); 2 memberikan sesuatu sbg korban: kami rela ~ demi kejayaan nusa dan bangsa;

me·ngor·ban·kan v 1 memberikan sesuatu sbg pernyataan kebaktian, kesetiaan, dsb: dia bersedia ~ hartanya untuk perjuangan kemerdekaan bangsanya; 2 menjadikan sesuatu sbg korban;

pe·ngor·ban·an n proses, cara, perbuatan mengorbankan.

Adapun kata /qurban/ sama sekali tidak ditemukan maknanya, ini artinya kata /qurban/ bukanlah kata baku.

Tetapi makna /qurban/ yang diambil dari bahasa Arab tersebut sebenarnya sudah terserap pada kata /kurban/, sedangkan makna kata /korban/ tidak mewakili makna kata /qurban/.

Jadi, jika ada kalimat:

1.Hewan kurban disembelih di halaman masjid.

2.Di jalanan tergeletak hewan korban tabrak lari.

Kedua kalimat di atas sudah betul.

Tetapi, berikut ini adalah beberapa penggunaan makna kata /kurban/ dan /korban/ yang membingungkan:

1.Ibu memasak hewan kurban mati di dapur.

2.Demi kamu, aku rela berkurban.

3.Demi kamu, aku rela berkorban.

***

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

ISIS: Dipuja atau Dihindari? …

Baskoro Endrawan | | 26 July 2014 | 02:00

Mudik Menyenangkan bersama Keluarga …

Cahyadi Takariawan | | 26 July 2014 | 06:56

Sensasi Rafting di Kali Oyo Gunungkidul …

Tri Lokon | | 25 July 2014 | 15:27

ASI sebagai Suplemen Tambahan Para Body …

Andi Firmansyah | | 26 July 2014 | 08:20

Ikuti Lomba Resensi Buku Tanoto Foundation! …

Kompasiana | | 11 July 2014 | 16:12


TRENDING ARTICLES

Legitimasi Pilpres 2014, Gugatan ke MK dan …

Michael Sendow | 12 jam lalu

Risma dan Emil Lebih Amanah Dibanding …

Leviana | 12 jam lalu

Analisis Prosedur Sengketa Hasil Pilpres …

Muhammad Ali Husein | 13 jam lalu

Jokowi: The First Heavy Metal’s …

Severus Trianto | 15 jam lalu

Dilema MK …

Akhmad Yunianto | 18 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: