Back to Kompasiana
Artikel

Bahasa

Hening Nugroho

Hening Nugroho Alumni of the Gadjah Mada University.

Bahasa Indonesia Sebagai Bahasa Persatuan dan Bahasa Negara

REP | 26 September 2012 | 03:15 Dibaca: 10344   Komentar: 0   0

Bahasa Indonesia memiliki peran yang sangat menentukan dalam perkembangan kehidupan bangsa Indonesia. Dalam masa perjuangan kemerdekaan, bahasa Indonesia berhasil membangkitkan diri menggalang semangat kebangsaan dan semangat perjuangan dalam mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan” sebagaimana tercantum dalam pembukaan UUD 1945. Kenyataan sejarah itu berarti bahwa bahwa bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan telah berfungsi secara efektif sebagai alat komunikasi antarsuku, antardaerah, dan bahkan antarbudaya.

Sebagai akibat dari ditetapkannya bahasa Indonesia sebagai bahasa negara, bahasa Indonesia yang memiliki peran yang sangat menentukan sebagai alat komunikasi dalam peri kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Dalam hubungan ini, bahasa Indonesia tidak hanya digunakan sebagai bahasa resmi dalam penyelenggaraan kehidupan negara dan pemerintahan, tetapi juga sebagai bahasa pengantar pada jenis dan jenjang pendidikan, sebagai bahasa perhubungan nasional (terutama dalam kaitannya dengan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan nasional), sebagai sarana pembinaan dan pengembangan kebudayaan nasional.

Kedudukan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan dan bahasa negara masih harus terus dimantapkan dan dikaji ulang. Pada dasarnya peran atau fungsi bahasa Indonesia dari waktu ke waktu boleh dikatakan tidak mengalami perubahan. Artinya, rincian peran bahasa Indonesia, sekurang-kurangnya yang telah disinggung tadi, boleh dikatakan berlaku sepanjang masa selama bahasa Indonesia berstatus sebagai bahasa persatuan dan bahasa negara.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Tour ke Kantor Pusat Perserikatan …

Faizal Amin Haderi | | 19 April 2015 | 09:35

Kisruh PSSI, Dari Pembekuan Hingga Dukungan …

Hasto Suprayogo | | 19 April 2015 | 09:39

[ACEH] Jelajah Non Tunai bersama Bank …

Kompasiana | | 17 March 2015 | 16:27

Presiden Tertukar “Kang Emil” …

Axtea 99 | | 19 April 2015 | 04:21

Kompasiana Nangkring bareng PGN: Kotaku Kota …

Kompasiana | | 11 April 2015 | 00:58


TRENDING ARTICLES

Premium Diganti Pertalite Akal-Akalan …

Ashwin Pulungan | 7 jam lalu

Kenapa Kursi untuk Jokowi Putih dan Kepala …

Imam Kodri | 12 jam lalu

Pasca Dibekukan, Kompetisi ISL Bakal …

Himam Miladi | 15 jam lalu

Di Balik Sengketa Izin Reklamasi Pantai …

Daniel H.t. | 16 jam lalu

Rencana Pembunuhan Jokowi, Krisis Demokrasi …

Christian Kelvianto | 16 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: