Back to Kompasiana
Artikel

Bahasa

Hening Nugroho

Hening Nugroho Alumni of the Gadjah Mada University.

Bahasa Indonesia sebagai Alat Pemersatu

REP | 13 September 2012 | 10:35 Dibaca: 520   Komentar: 2   1

Keberagaman yang dimiliki Bangsa Indonesia merupakan anugerah melimpah dari Tuhan Yang Maha Esa. Negara kita adalah negara yang terbentang dari sabang sampai merauke. Terdiri dari beribu pulau, beribu flora dan fauna, beraneka ragam suku, adat dan budaya yang menjadi satu bagian yaitu Negara Indonesia. Setiap suku di Negara indonesia memiliki kebudayaan yang beragam, dimana setiap suku mempunyai adat istiadat dan bahasa berbeda-beda. Sehingga menimbulkan keragaman dalam berkomunikasi, khususnya bahasa lisan.

Setidaknya terdapat dua jenis bahasa yang sering digunakan oleh masyarakat meskipun situasi pemakaian dan jumlah penuturnya berbeda-beda. Kedua jenis bahasa itu adalah bahasa ibu biasanya bahasa daerah dan bahasa nasional yaitu bahasa Indonesia. Penggunaan bahasa daerah, digunakan hanya sebagai sarana komunikasi antarwarga dalam lingkup daerah tertentu. Seperti masyarakat Padang, menggunakan bahasa Minang untuk berkomunikasi antar sesama orang Padang dan masyarakat Jawa menggunakan bahasa Jawa untuk kepentingan antar sesama orang Jawa. Hal tersebut menjadi kendala dalam berkomunikasi apabila di suatu daerah terdapat kumpulan warga yang menguasai bahasa daerah yang berbeda. Masyarakat Jakarta misalnya, terdiri dari kumpulan orang yang berbeda latar belakang budaya dan bahasa sehingga dibutuhkan bahasa yang dapat menjembatani kesulitan berkomunikasi antardaerah dan sekaligus mempersatukan masyarakat yaitu bahasa Indonesia.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Tuntutan Kenaikan Upah Buruh yang Tak …

Agus Setyanto | | 31 October 2014 | 13:14

Perjuangan PPP & PPP Perjuangan …

Ribut Lupiyanto | | 31 October 2014 | 14:24

“Nangkring” bareng Tanoto …

Kompasiana | | 27 October 2014 | 10:31

Nonggup, Contoh Pergerakan Cerdas Orang …

Evha Uaga | | 31 October 2014 | 17:40

Ayo Wujudkan Rencana Kegiatan Sosialmu …

Kompasiana | | 31 October 2014 | 10:19


TRENDING ARTICLES

Inikah Sinyal PKS Bakal Cabut UU Pornografi? …

Gatot Swandito | 6 jam lalu

Hasil Evaluasi Timnas U-19: Skill, Salah …

Achmad Suwefi | 10 jam lalu

Kabinet Jokowi Tak Disukai Australia, Bagus! …

Aqila Muhammad | 10 jam lalu

Menjawab Keheranan Jokowi …

Raden Suparman | 10 jam lalu

Pencitraan Teruus??? …

Boyke Pribadi | 11 jam lalu


HIGHLIGHT

Kompasiana-Tanoto Foundation Blog …

Kompasiana | 7 jam lalu

Sang Pawang Jati …

Den Bhaghoese | 8 jam lalu

Meningkatkan Kesadaran Tentang Korupsi …

Andrew Ebeneizer Se... | 8 jam lalu

Moratorium CPNS 5 Tahun? Slow aja! …

Niztchan | 8 jam lalu

Vergiss-mein-nicht (Gema di Lautan Sunyi …

Monika Chandra | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: