Back to Kompasiana
Artikel

Bahasa

Gustaaf Kusno

A language lover, but not a linguist; a music lover, but not a musician; a selengkapnya

Apa Sih Bahasa Inggrisnya ‘Telur Mata Sapi’?

OPINI | 13 September 2012 | 02:10    Dibaca: 6103   Komentar: 38   9

13474588881984504115

race bib (ilust sfbayrunner.com)

Sebuah pertanyaan yang nampaknya sederhana saja dan mudah dijawab. Namun saya yakin, sebagian besar dari kita akan keliru menjawabnya. Kalau Anda menjawab dengan ‘omelet’ atau ‘omelette’ maka jawaban ini keliru, karena ‘omelet’ adalah telur dadar (telur yang dikocok lalu digoreng). Dijawab ‘scrambled egg’ malah lebih keliru lagi, karena dia adalah ‘telur orak-arik’ (telur yang dikocok lantas digoreng dengan cara dicacah-cacah). Dijawab ‘bull’s eye’ juga salah, karena istilah ini mengacu kepada titik tengah lingkaran yang dijadikan sasaran (target) panah atau tembakan. Lalu apa gerangan jawaban yang benar?

Jawabannya sangat simpel yaitu ‘fried egg’ (makna harfiahnya ‘telur goreng). Memang cara membuat telur mata sapi ini ada banyak ragamnya, misalnya yang digoreng pada satu sisi saja di mana kuning telurnya terletak di atas yang dinamakan ‘sunny-side up’. Ada pula yang digoreng bolak balik setengah matang dinamakan ‘over easy’, yang sedikit lebih matang dinamakan ‘over medium’ dan yang matang dinamakan ‘over well’. Dalam bahasa Belanda telur mata sapi disebut dengan ‘spiegelei’ (spiegel = cermin, ei = telur).

Lantas saya juga mempunyai pertanyaan lain yang cukup menggelitik yaitu apakah bahasa Inggrisnya ‘luntur’ (misalnya pakaian yang berwarna acapkali melunturi pakaian putih). Jawabannya adalah ‘color run’ atau ‘dye bleeding’. Cukup membingungkan bukan, terlebih-lebih ada istilah ‘run’ dan ‘bleeding’ (perdarahan) ini. Kiat untuk mencegah terjadinya ‘color run’ ini adalah tidak menggunakan air panas waktu mencuci dan membubuhkan cuka (vinegar) pada air cucian.

Kemudian ada satu lagi ‘tebakan’ yaitu bahasa Inggris dari ‘tadah iler’ yang biasanya dipakai pada bayi pada waktu kita menyuap makanan. Dalam bahasa Inggris kain celemek bayi ini dinamakan dengan ‘bib’. Konon nama ini berasal dari bahasa Latin bibere yang bermakna ‘minum’. Namun kata bib ini juga dipakai untuk ‘nomor dada’ yang biasanya dipasang pada olahragawan atletik khususnya lomba lari, dan dinamakan dengan ‘race bib’ atau ‘racing bib’. Istilah bib ini juga dipakai untuk celemek yang dipasang pada pasien dokter gigi untuk melindungi pakaiannya dari air atau liur yang menetes ke bajunya. Dia biasanya terbuat dari kertas dan sekali pakai (disposable) dan dinamakan ‘paper bib’.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Asyiknya Wisata Gowes ke Bandung Timur …

Masrierie | | 28 May 2015 | 18:08

Pemimpin Era Digital, Relevankah? …

Hilman Fajrian | | 28 May 2015 | 10:41

[Blog&Photo Competition] Saatnya Non …

Kompasiana | | 17 March 2015 | 16:48

JNE Gandeng Pakar Digital Tularkan Semangat …

Damayanti Sinaga | | 28 May 2015 | 18:10

Sambutlah: Kompasiana Baru 2015 yang Lebih …

Kompasiana | | 20 May 2015 | 19:02


TRENDING ARTICLES

Sugiharto, Petral Bermanfaat bagi Indonesia, …

Hendi Setiawan | 7 jam lalu

Presiden Jokowi: Hari Ini Saya Ingatkan …

Opa Jappy | 10 jam lalu

KPK Ngamuk, Didukung Penuh Polri, MA, MK, …

Asaaro Lahagu | 11 jam lalu

5 Samurai Membidik Rachmat Gobel …

Djono Bedjo | 13 jam lalu

Petral Diaudit, Posisi Politik Jokowi, dan …

Ninoy N Karundeng | 13 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: