Back to Kompasiana
Artikel

Bahasa

Gustaaf Kusno

A language lover, but not a linguist; a music lover, but not a musician; a selengkapnya

Apa Sih Bahasa Inggrisnya ‘Telur Mata Sapi’?

OPINI | 13 September 2012 | 02:10 Dibaca: 4997   Komentar: 38   9

13474588881984504115

race bib (ilust sfbayrunner.com)

Sebuah pertanyaan yang nampaknya sederhana saja dan mudah dijawab. Namun saya yakin, sebagian besar dari kita akan keliru menjawabnya. Kalau Anda menjawab dengan ‘omelet’ atau ‘omelette’ maka jawaban ini keliru, karena ‘omelet’ adalah telur dadar (telur yang dikocok lalu digoreng). Dijawab ‘scrambled egg’ malah lebih keliru lagi, karena dia adalah ‘telur orak-arik’ (telur yang dikocok lantas digoreng dengan cara dicacah-cacah). Dijawab ‘bull’s eye’ juga salah, karena istilah ini mengacu kepada titik tengah lingkaran yang dijadikan sasaran (target) panah atau tembakan. Lalu apa gerangan jawaban yang benar?

Jawabannya sangat simpel yaitu ‘fried egg’ (makna harfiahnya ‘telur goreng). Memang cara membuat telur mata sapi ini ada banyak ragamnya, misalnya yang digoreng pada satu sisi saja di mana kuning telurnya terletak di atas yang dinamakan ‘sunny-side up’. Ada pula yang digoreng bolak balik setengah matang dinamakan ‘over easy’, yang sedikit lebih matang dinamakan ‘over medium’ dan yang matang dinamakan ‘over well’. Dalam bahasa Belanda telur mata sapi disebut dengan ‘spiegelei’ (spiegel = cermin, ei = telur).

Lantas saya juga mempunyai pertanyaan lain yang cukup menggelitik yaitu apakah bahasa Inggrisnya ‘luntur’ (misalnya pakaian yang berwarna acapkali melunturi pakaian putih). Jawabannya adalah ‘color run’ atau ‘dye bleeding’. Cukup membingungkan bukan, terlebih-lebih ada istilah ‘run’ dan ‘bleeding’ (perdarahan) ini. Kiat untuk mencegah terjadinya ‘color run’ ini adalah tidak menggunakan air panas waktu mencuci dan membubuhkan cuka (vinegar) pada air cucian.

Kemudian ada satu lagi ‘tebakan’ yaitu bahasa Inggris dari ‘tadah iler’ yang biasanya dipakai pada bayi pada waktu kita menyuap makanan. Dalam bahasa Inggris kain celemek bayi ini dinamakan dengan ‘bib’. Konon nama ini berasal dari bahasa Latin bibere yang bermakna ‘minum’. Namun kata bib ini juga dipakai untuk ‘nomor dada’ yang biasanya dipasang pada olahragawan atletik khususnya lomba lari, dan dinamakan dengan ‘race bib’ atau ‘racing bib’. Istilah bib ini juga dipakai untuk celemek yang dipasang pada pasien dokter gigi untuk melindungi pakaiannya dari air atau liur yang menetes ke bajunya. Dia biasanya terbuat dari kertas dan sekali pakai (disposable) dan dinamakan ‘paper bib’.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Sensasi Mudik Melintasi Jalan Daendels yang …

Hendra Wardhana | | 23 July 2014 | 16:32

10 Keunikan Ramadhan di Turki …

Wardatul Ula | | 23 July 2014 | 15:32

Saat Hari Anak Nasional Terlupakan oleh …

Topik Irawan | | 23 July 2014 | 18:53

Efek Samping Kurikulum “Cepat Saji” …

Ramdhan Hamdani | | 23 July 2014 | 18:46

Ikuti Lomba Resensi Buku Tanoto Foundation! …

Kompasiana | | 11 July 2014 | 16:12


TRENDING ARTICLES

Kata Ahok, Dapat Jabatan Itu Bukan …

Ilyani Sudardjat | 6 jam lalu

Siapkah Kita di “Revolusi …

Gulardi Nurbintoro | 7 jam lalu

Film: Dawn of The Planet of The Apes …

Umm Mariam | 11 jam lalu

Seberapa Penting Anu Ahmad Dhani buat Anda? …

Robert O. Aruan | 11 jam lalu

Sampai 90 Hari Kedepan Belum Ada Presiden RI …

Thamrin Dahlan | 15 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: