Back to Kompasiana
Artikel

Bahasa

R'ainy Yusuf

beragam pengalaman mengantarkan ke kehidupan saat ini. ternyata harus terus belajar, belajar dan belajar

Plesetan Kata

OPINI | 28 August 2012 | 23:05 Dibaca: 466   Komentar: 0   1

Bermain tebak kata yang sering dilakukan oleh anak-anakku, baik untuk menambah perbendaharaan kata mereka. Tebak kata bergaya plesetan dengan mencari kata-kata yang mirip dengan kata yang akan diplesetkan.

Si bungsu yang waktu itu belum sekolah, juga tak mau ketinggalan, ikut memelesetkan kata-kata yang diajukan kedua kakaknya. Dan itu mengundang kelucuan-kelucuan karena banyak kata-kata yang diucapkannya justru tambah salah.

Suatu kali si Sulung bercerita tantang kantor ‘capil’ singkatan dari kantor catatan sipil dan kependudukan. Si Bungsu langsung nyeletuk, “Capil itu kan topi petani, Kak?” Kontan saja kedua kakaknya tertawa. Kedua kakanya serentak menjawab, “Caping!”

Tetapi si Tengah tak mau kalah, langsung berkata,”Caping itu serangga yang bisa terbang, yang sering di atas kolam di depan rumah.”

“Capung,” jawab si Bungsu dan si Sulung serempak.

Begitu hampir setiap hari. Ada-ada saja kata-kata yang diplesetkan hingga sesuai dengan kata yang dimaksud. Menurutku bagus juga. Mereka jadi tertantang untuk menemukan lebih banyak kata untuk perbendaharaannya.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Gandari: Menyibak Karakter dan Sikap …

Olive Bendon | | 18 December 2014 | 17:44

Hidayat Nur Wahid Tidak Paham Hukum …

Hendra Budiman | | 18 December 2014 | 12:50

“Share Your Dreams” dengan Paket …

Kompasiana | | 26 November 2014 | 11:24

Rangkuman Foto: Menyusuri Monumen Penting di …

Bisurjadi | | 18 December 2014 | 14:42

KOMiK Nobar Film Silat Pendekar Tongkat Emas …

Komik Community | | 17 December 2014 | 11:56



Subscribe and Follow Kompasiana: