Back to Kompasiana
Artikel

Bahasa

Melly

Berusaha dan berhasillah!

Penggunaan Conditional Sentence/Kalimat Pengandaian

REP | 25 July 2012 | 14:15 Dibaca: 10103   Komentar: 6   7

copy-of-picture-2541

Haaaaiii ketemu lagi di pelajaran bahasa Inggris versi Melly…hehehe…

Untuk sementara pelajaran tenses nya dilewat dulu kita selingi dengan materi tentang Conditional Sentence. are you ready to study together with me today?..okelah kalo bgitu. Put away the other things! hehehe….

Anda sering berandai-andai tentunya ya, tapi terkadang sulit untuk mengungkapkannya, terutama mengungkapkannya dengan pola yang sesuai (kalo tdk dikatakan benar, maklum saya juga masih belajar.hehehe…) Nah, tulisan saya yang super singkat ini akan mencoba memahami kesulitan anda tentang “bagaimana cara berandai-andai” dalam bahasa Inggris.

Conditional Sentence adalah kalimat pengandaian yang digunakan untuk menyatakan suatu peristiwa yang belum terjadi atau bahkan tidak mungkin terjadi. Kalimat pengandaian ini memiliki beberapa pola yang dalam pembentukannya disesuaikan dengan tense/bentuk waktu.

Rumus :

Condition 1 - Real Condition :

If  + S + Present Tense, S + Future Tense

Contoh : If it does not rain, I will go to supermarket.

Jika tidak hujan, saya akan pergi ke supermarket. Jadi kenyataannya hujan belum/tidak terjadi sehingga pergi ke supermarket dapat dilakukan jika tidak hujan tetapi dapat saja dibatalkan jika terjadi hujan. Dalam hal ini kemungkinan besar dapat dilakukan suatu tindakan jika syarat terpenuhi. Jadi ada harapan untuk dapat menjadikan “andai” nya itu sebagai kenyataan.

Condition 2 - Unreal Condition:

If + S + Past Tense, S + Past Future Tense

Contoh: If I won the universe contest, I would buy Ferrary.

Jika saya memenangkan kontes kecantikan, saya akan membeli Ferrari. Kenyataannya saya tidak membeli ferari karean saya tidak memenangkan kontes kecantikan.

Pola ini dapat digunakan untuk mengungkapkan suatu hayalan yang pada saat ini kondisinya tidak mungkin mencapai ke arah hayalan tersebut. Contoh lain : Jika saya seorang Presiden, saya akan menaikkan gaji PNS. Tetapi kenyataannya dia bukan presiden sehingga dia tidak mungkin menaikkan gaji PNS.

Condition 3 :

If + S + Past Perfect Tense, S + Future Past Perfect Tense

Contoh :

If you had studied hard, you would have passed the exam.

Jika kamu belajar sungguh-sungguh/belajar tekun/keras, kamu akan lulus ujian akhir itu. Tetapi kenyataannya dia tidak belajar dengan sungguh-sungguh sehingga ujian akhirnya tidak lulus. Pola ini menyatakan suatu penyesalan di masa lampau yang tidak akan mungkin terjadi lagi.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

BMI Hongkong Tertipu 60 Juta Oleh “Bule …

Fey Down | | 25 October 2014 | 17:32

ATM Susu …

Gaganawati | | 25 October 2014 | 20:18

[PALU] Kompasiana Nangkring Bareng BKKBN di …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 15:12

Gayatri Wailisa, Anggota BIN? Perlukah …

Arnold Adoe | | 25 October 2014 | 16:01

Inilah Daftar Narasumber yang Siap Beraksi …

Kompasiana | | 20 October 2014 | 15:40


TRENDING ARTICLES

Serunya di Balik Layar Pemotretan Presiden …

Gatra Maulana | 14 jam lalu

BMI Hongkong Tertipu 60 Juta Oleh “Bule …

Fey Down | 15 jam lalu

Hatta Rajasa Tahu Siapa Bandit Migas …

Eddy Mesakh | 16 jam lalu

Presiden Jokowi, Ibu Negara, dan …

Sintong Silaban | 17 jam lalu

Kerumitan Membentuk Kabinet …

Mas Isharyanto | 18 jam lalu


HIGHLIGHT

Kabinet Jokowi …

Jamaluddin Mohammad | 10 jam lalu

Fakta & Rahasia Saya Tentang Buku …

Indria Salim | 15 jam lalu

Hanya Tontowi/Liliyana di Final Perancis …

Sapardiyono | 15 jam lalu

Pilih Steak Sapi New Zealand Atau Ramen …

Benny Rhamdani | 15 jam lalu

Upacara Adat Satu Suro Kampung Adat Cirendeu …

Sandra Nurdiansyah | 16 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: