Back to Kompasiana
Artikel

Bahasa

Plesetan Kata-kata yang Indah

OPINI | 04 July 2012 | 17:51 Dibaca: 8408   Komentar: 73   15

Kalo pengen lihat bahasa macam alay,buka saja akun FB anda. Gambar hai-online.com

Kalo pengen lihat bahasa macam alay,buka saja akun FB anda. Gambar hai-online.com

Anda suka dengan bahasa prokem?,itu tuh…bahasa yang populer di tahun 80 an awal,dan sampai sekarangpun masih banyak di pakai sama anak muda,terutama daerah kota besar seperti Jakarta,Bandung dan Surabaya.

Bahasa prokem jaman dulu ini selalu menyisipkan dua huruf yang membentuk kata “OK” dan di taruh di tengah sebuah kata.

Hingga muncullah istilah-istilah seperti Bapak yang menjadi Bokap,Nyonya yang menjadi Nyokap,Duit menjadi Doku,si Dia menjadi Do’i,B**ak menjadi Boker,T**ek menjadi Toket,Cemburu menjadi Cembukor,sampai dengan istilah Pembantupun jadi Pembokat cukup akrab terdengar.

Di awal tahun 2000 an,era milenium juga melahirkan istilah-istilah baru dalam percakapan para anak muda,istilah macam Jaim,Jayus,Nge-Date,Em’El,tengsin dan yang terbaru di akhir tahun 2010 ada istilah Galau,Kamseupay serta “Elo…Gue…Endddt“…

Dan masih banyak lagi istilah-istilah yang awalnya hanya guraun saja,entah siapa yang pertama kali menciptakan dan mencetuskannya sehingga kepopuleran kata-kata tadi lebih akrab dalam obrolan sehari-hari ketimbang bahasa Indonesia yang baku dan lurus-lurus saja.

Dulu sewaktu ane masih sekolah (jie…pernah sekolah nih yeee…),banyak juga plesetan-plesetan dalam keseharian di sekolah.

Kebetulan guru BP di sekolah ane bernama Bawon dan masih single maka jadilah BP=Bawon Perawan,PMP=Paling Menakuti Pelajar,OSIS=Ojo Senggol iki Susu (karena pas logo OSIS tertera di dada),dan masih banyak yang lainnya.

Mungkin di antara sohib-sohib punya seabrek bahasa prokem terbaru,atau bahasa gaul lainnya?

Silahkan di share dimari,sape tahu bisa menjadi bahasa Nasional….

Salam Kereria…

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

BMI Hongkong Tertipu 60 Juta Oleh “Bule …

Fey Down | | 25 October 2014 | 17:32

ATM Susu …

Gaganawati | | 25 October 2014 | 20:18

[PALU] Kompasiana Nangkring Bareng BKKBN di …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 15:12

Gayatri Wailisa, Anggota BIN? Perlukah …

Arnold Adoe | | 25 October 2014 | 16:01

Inilah Daftar Narasumber yang Siap Beraksi …

Kompasiana | | 20 October 2014 | 15:40


TRENDING ARTICLES

Serunya di Balik Layar Pemotretan Presiden …

Gatra Maulana | 9 jam lalu

BMI Hongkong Tertipu 60 Juta Oleh “Bule …

Fey Down | 11 jam lalu

Hatta Rajasa Tahu Siapa Bandit Migas …

Eddy Mesakh | 12 jam lalu

Presiden Jokowi, Ibu Negara, dan …

Sintong Silaban | 13 jam lalu

Kerumitan Membentuk Kabinet …

Mas Isharyanto | 13 jam lalu


HIGHLIGHT

Fakta & Rahasia Saya Tentang Buku …

Indria Salim | 10 jam lalu

Hanya Tontowi/Liliyana di Final Perancis …

Sapardiyono | 10 jam lalu

Pilih Steak Sapi New Zealand Atau Ramen …

Benny Rhamdani | 10 jam lalu

Upacara Adat Satu Suro Kampung Adat Cirendeu …

Sandra Nurdiansyah | 11 jam lalu

50 Yacht Luar Negeri “Serbu” …

Mustafa Kamal | 11 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: