Back to Kompasiana
Artikel

Bahasa

En-emy

i'm not your enemy :)

Februari, Bukan Pebruari

OPINI | 20 February 2012 | 01:43 Dibaca: 5360   Komentar: 5   1

1329653788489531364

Dear Kompasiana,

Saya tahu kamu sangat welcome dengan semua tulisan yang masuk, termasuk soal beberapa ejaan yang masih belum sesuai dengan Ejaan Yang Disempurnakan (EYD). Namanya juga masih belajar menulis, tak perlu “dikagetkan” dengan berbagai aturan baku. Saya setuju dan mendukung sikap kamu itu.

Tapi, bukan berarti kamu ikut-ikutan “ngaco” kan? Harusnya kamu kasih contoh yang benar, ya kan? Sehingga teman-teman yang lain bisa mencontohmu. Jadi ya, nama bulan yang sesuai EYD itu Februari. Bukan Pebruari. Coba deh, kamu iseng-iseng buka Kamus Besar Bahasa Indonesia, Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional, Penerbit Balai Pustaka, Cetakan pertama Edisi III, tahun 2001, halaman 314. Silakan cek juga di KBBI Online. Atau paling mudah, coba deh tengok saudaramu, Kompas Dot Com, sudah Februari tuh di sana :p Hmm oke, nggak ada foto=hoax. Nih, ada screen capture-nya :)

1329654757336165050

Tuh kannn benar. Februari, bukan Pebruari :p

Iya, saya tahu. (Admin) Kompasiana juga manusia. Makanya, sebagai manusia juga, saya mengingatkan :) Sehingga yang lain nggak ikutan ngaco :D. Kamu nggak marah kan? Ahhh pasti nggak lah. Semoga segera dibetulkan yaa :)

Selamat Malam Jakarta,

Sedikit-sedikit, mari belajar Bahasa Indonesia sesuai EYD!

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Tim Indonesia Meraih Emas dalam Taste of …

Ony Jamhari | | 20 September 2014 | 13:35

Pendaftar PNS 1,46 juta, Indonesia Minim …

Muhammad | | 20 September 2014 | 12:59

Dari Melipat Kertas Bekas Bergerilya Berbagi …

Singgih Swasono | | 20 September 2014 | 17:28

Di Pantai Ini Tentara Kubilai Khan Mendarat! …

Mawan Sidarta | | 20 September 2014 | 13:30

Beli Bahan Bakar Berhadiah Jalan-jalan ke …

Advertorial | | 20 September 2014 | 07:12


TRENDING ARTICLES

Jokowi Pernah Disumbang Tahir, Kenapa TNI …

Aqila Muhammad | 8 jam lalu

Heboh!Foto Bugil Siswi SMP Di Jakarta …

Adi Supriadi | 10 jam lalu

Kisah Perkawinan Malaikat dan Syaiton …

Sri Mulyono | 11 jam lalu

Beda Kondisi Psikologis Pemilih Jokowi …

Rahmad Agus Koto | 11 jam lalu

Hanya di Indonesia: 100 x USD 1 Tidak Sama …

Mas Wahyu | 11 jam lalu


HIGHLIGHT

[Blog Reportase] Nangkring dan Test Ride …

Kompasiana | 8 jam lalu

Hargai Penulis dengan Membeli Karyanya …

Much. Khoiri | 8 jam lalu

Kompilasi Buku, Haruskah Ada Ijin dari …

Cucum Suminar | 9 jam lalu

“Kematian Allah” untuk Kehendak …

Ps Riswanto Halawa | 9 jam lalu

Masyarakat Pedesaan Pikir-Pikir Beli Elpiji …

Akhmad Alwan A | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: