Back to Kompasiana
Artikel

Bahasa

Lenterak

Aku ingin menjadi lentera kecil meski sedikit pengetahuanku, aku berharap dapat memberi wawasan bagi yang selengkapnya

Pengertian Disabilitas

REP | 07 December 2011 | 09:29 Dibaca: 5542   Komentar: 0   1

Pengertian Disabilitas

Istilah “Disabilitas” mungkin kurang akrab  di sebagian masyarakat Indonesia berbeda dengan “Penyandang Cacat”, istilah ini banyak yang mengetahui atau sering digunakan di tengah masyarakat.  Istilah Disabilitas merupakan kata bahasa Indonesia berasal dari serapan kata bahasa Inggris disability (jamak: disabilities) yang berarti cacat atau ketidakmampuan. Namun, dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata “Disabilitas” belum tercantum. Disabilitas adalah istilah baru pengganti Penyandang Cacat.  Penyandang Disabilitas dapat diartikan individu yang mempunyai keterbatasan fisik atau mental/intelektual.

Mengapa perlu perubahan istilah?

Dalam UU RI No. 4 tahun 1977 disebutkan tentang “Penyandang Cacat”.  Penyandang cacat  seakan subyek hukum yang dipandang kurang diberdayakan. Istilah “Cacat” berkonotasi sesuatu yang negatif. Kata “penyandang” memberikan predikat kepada seseorang dengan tanda atau label negatif yaitu cacat pada keseluruhan pribadinya.

Namun kenyataan bisa saja seseorang penyandang disabilitas hanya mempunyai kekurangan fisik tertentu, bukan disabilitas secara keseluruhan. Untuk itu istilah “cacat”  dirubah menjadi “disabilitas” yang lebih berarti ketidakmampuan secara penuh.

Untuk lebih jelasnya dapat dibaca di artikel Disabilitas dan Pandangan Masyarakat.

Sumber: Lentera Kecil

Tags: disabilitas

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Andai Masyarakat Tangerang Selatan Sadar, …

Ngesti Setyo Moerni | | 28 November 2014 | 17:27

Dari (Catatan Harian) Kompasiana ke (Sudut …

Lizz | | 28 November 2014 | 16:22

Kampret Jebul: Rumah …

Kampretos | | 28 November 2014 | 15:50

Saran untuk Ahok Cegah Petaka Akibat 100 …

Tjiptadinata Effend... | | 28 November 2014 | 15:30

Tulis Ceritamu Membangun Percaya Diri Lewat …

Kompasiana | | 24 November 2014 | 14:07


TRENDING ARTICLES

Kongkalikong Dokter dengan Perusahaan Obat …

Wahyu Triasmara | 5 jam lalu

Hampir Saja Saya Termakan Rayuan Banci …

Muslihudin El Hasan... | 7 jam lalu

Lagu Anak Kita yang Merupakan Plagiat …

Gustaaf Kusno | 9 jam lalu

Edisi Khusus: Kompas 100 Halaman dalam …

Tubagus Encep | 10 jam lalu

Ahok Narsis di Puncak Keseruan Acara …

Seneng Utami | 11 jam lalu


HIGHLIGHT

Jembatan Gantung Halte Karet …

Andre Jayaprana | 8 jam lalu

Kompasiana dan Modal 50 Ribu …

Rochmawati Arifin | 8 jam lalu

[Pembukaan STQ Tingkat Kab. Tasikmalaya] …

Asep Rizal | 8 jam lalu

Tunggu apa lagi, Ayo Move On? …

Banyumas Maya | 8 jam lalu

Cinta Sejati …

Adhikara Poesoro | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: