Back to Kompasiana
Artikel

Bahasa

Zulfikar Hafid

Mahasiswa PBSI UNM 2010. Kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, Himpunanan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia selengkapnya

Keliru, Jika Sinonim Dikatakan sebagai Kesamaan Makna

REP | 21 October 2011 | 23:57 Dibaca: 342   Komentar: 2   1

Bahasa adalah sesuatu yang bersistem. Karena kesistemannya, maka otomatis bahasa juga adalah suatu hal yang sistematis. Kesistematisan bahasa membuat bahasa memiliki hubungan atau relasi antara satu dengan lainnya (satuan, komponen, unsur bahasa). Hal ini dapat terlihat pada kerelasian makna yang meliputi sinonimi, antonimi dan sebagainya.
Hal yang akan saya bahas di sini adalah mengenai relasi makna dalam wujud sinonim. Di buku-buku pelajaran bahasa Indonesia anak-anak sekolah, sinonim seringkali didefinisikan secara singkat adalah kesamaan makna. Sungguh hal ini adalah kekeliruan besar! Dalam prinsip semantik (ilmu kajian makna) tidak ada satupun makna yang sama. Buktinya, kata atau leksem Ayah dan Bapak yang tidak dapat dipertukarkan dalam kalimat ‘Bapak SBY telah tiba’. Bukti lainnya adalah frasa ikat pinggang yang bersinonim dengan ban,kata ban yang bersinonim dengan roda.Jika memang kata-kata tersebut sama maknanya, tentu ikat pinggang juga sama maknanya dengan roda,0tetapi kenyataannya tidak. Intinya,0tidak ada kesamaan makna jika bentuknya berbeda (prinsip semantik), dan sinonim sebenarnya adalah kemiripan makna, bukan kesamaan makna.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Para Wanita Penggiat Bank Sampah Memiliki …

Ngesti Setyo Moerni | | 23 April 2014 | 05:10

Ina Craft Apakah Mampu Membantu dan …

Een Irawan Putra | | 23 April 2014 | 06:01

Pelajaran Politik Busuk Ternyata Dimulai …

Muhammad Irsani | | 23 April 2014 | 09:41

Benarkah Anak Kecil Itu Jujur? …

Majawati Oen | | 23 April 2014 | 11:10

Kompasiana Menjadi Sorotan Pers Dunia …

Nurul | | 22 April 2014 | 19:06


TRENDING ARTICLES

Hotma Paris Hutapea dan Lydia Freyani …

Zal Adri | 3 jam lalu

Jokowi, Prabowo, dan Kurusetra Internet …

Yusran Darmawan | 5 jam lalu

Wuih.. Pedofilia Internasional Ternyata …

Ethan Hunt | 5 jam lalu

Bukan Hanya BCA yang Menggelapkan Pajak …

Pakde Kartono | 6 jam lalu

Kasus Hadi Poernomo, Siapa Penumpang …

Sutomo Paguci | 7 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: