Back to Kompasiana
Artikel

Bahasa

Zulfikar Hafid

Mahasiswa PBSI UNM 2010. Kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, Himpunanan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia selengkapnya

Keliru, Jika Sinonim Dikatakan sebagai Kesamaan Makna

REP | 21 October 2011 | 23:57 Dibaca: 355   Komentar: 2   1

Bahasa adalah sesuatu yang bersistem. Karena kesistemannya, maka otomatis bahasa juga adalah suatu hal yang sistematis. Kesistematisan bahasa membuat bahasa memiliki hubungan atau relasi antara satu dengan lainnya (satuan, komponen, unsur bahasa). Hal ini dapat terlihat pada kerelasian makna yang meliputi sinonimi, antonimi dan sebagainya.
Hal yang akan saya bahas di sini adalah mengenai relasi makna dalam wujud sinonim. Di buku-buku pelajaran bahasa Indonesia anak-anak sekolah, sinonim seringkali didefinisikan secara singkat adalah kesamaan makna. Sungguh hal ini adalah kekeliruan besar! Dalam prinsip semantik (ilmu kajian makna) tidak ada satupun makna yang sama. Buktinya, kata atau leksem Ayah dan Bapak yang tidak dapat dipertukarkan dalam kalimat ‘Bapak SBY telah tiba’. Bukti lainnya adalah frasa ikat pinggang yang bersinonim dengan ban,kata ban yang bersinonim dengan roda.Jika memang kata-kata tersebut sama maknanya, tentu ikat pinggang juga sama maknanya dengan roda,0tetapi kenyataannya tidak. Intinya,0tidak ada kesamaan makna jika bentuknya berbeda (prinsip semantik), dan sinonim sebenarnya adalah kemiripan makna, bukan kesamaan makna.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Gedung New Media Tower Kampus UMN, Juara …

Gapey Sandy | | 31 October 2014 | 19:12

Menjelajah Pulau Karang Terbesar di …

Dizzman | | 31 October 2014 | 22:32

Menjawab Keheranan Jokowi …

Raden Suparman | | 31 October 2014 | 08:42

Hati Bersih dan Niat Lurus Awal Kesuksesan …

Agung Soni | | 01 November 2014 | 00:03

Rayakan Ultah Ke-24 JNE bersama Kompasiana …

Kompasiana | | 31 October 2014 | 12:53


TRENDING ARTICLES

Susi Mania! …

Indria Salim | 8 jam lalu

Gadis-Gadis berlagak ‘Murahan’ di Panah …

Sahroha Lumbanraja | 10 jam lalu

Pramugari Cantik Pesawat Presiden Theresia …

Febrialdi | 12 jam lalu

Kerusakan Demokrasi di DPR, MK Harus Ikut …

Daniel H.t. | 13 jam lalu

Dari Pepih Nugraha Untuk Seneng Utami …

Seneng | 13 jam lalu


HIGHLIGHT

Karena Jokowi, Fadli Zon …

Sahroha Lumbanraja | 8 jam lalu

Sengkuni dan Nilai Keikhlasan Berpolitik …

Efendi Rustam | 11 jam lalu

Wakatobi, Potongan Surga yang Jatuh ke Bumi …

Irvan Hidayat | 11 jam lalu

Danau Poso, Keelokannya Melahirkan Rindu …

Jafar G Bua | 12 jam lalu

Politik Saling Sandera …

Salman Darwis | 13 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: