Back to Kompasiana
Artikel

Bahasa

Ahmad Imam Satriya

mencintai 3 wanita cantik Rizka, Adzra dan Rania

Bisakah Anak Umur 2 Tahun Belajar Bahasa Inggris?

OPINI | 04 May 2011 | 18:36 Dibaca: 786   Komentar: 0   0

Bisakah anak umur 2 tahun belajar bahasa Inggris?

Ada teman saya bertanya kepada gurunya les bahasa Inggris anaknya, “apakah anak saya yang baru berumur 2 tahun sudah mulai dapat belajar bahasa Inggris?”

Guru: Menurut teori, bisa, jika ibunya berbahasa Inggris.

Teman : Ada yang bilang belajar bahasa ibu itu di bawah sadar, sedangkan belajar bahasa asing di atas sadar, nah apakah anak 2 tahun sudah dapat belajar di atas sadar?

Guru: Menurut saya bisa, asal ibunya berbahasa Inggris juga, jadi masuknya ke dalam lingkup bawah sadar bukan atas sadar, berarti pemerolehan, bukan pembelajaran.

Teman: Lho jadi segampang itukah?

Guru: Iya, cuma, kan yang bermain sama anak kan bukan cuma ibunya. Jadi faktor lingkungan sekitar juga pengaruh. Juga psikologi. Asal semuanya berbahasa Inggris bisa saja.

Teman: o begitu, kalo begitu, nanti dia sekolah dimana ya? Kalo internasional, pasti mahal kan?

Guru: belajar di sekolah biasa aja bu, biar bahasa Inggrisnya bagus nilainya.

Teman: Lho tapi nanti belajarnya kan pakai bahasa Indonesia, ga dapet ilmu dong! terus gimana?

Guru: (pak guru termenung) Belajar bahasa Indonesia aja bu, kan disini lingkungan sekitar bahasanya bahasa Indonesia, belajarnyapun bahasa Indonesia.

Teman: Tapikan ga keren. nanti ga bisa seperti anak dari negara lain yang sudah bisa berbahasa Inggris.

Guru: Iya bu, tapi anak ibukan anak Indonesia yang punya bahasa, bahasa Indonesia. Coba liat negara asia afrika yang pakai bahasa Inggris, curat marut, ga jelas karakter dan cirinya. Dulu dijajah, sekarang dijajah juga, walau cuma dijajah bahasa. Mending jadi orang Indonesia kemana-mana bu, bahasanya jelas, karakternya jelas.

Teman: Iya ya

Orang Indonesia berbanggalah dengan bahasa Indonesia, karena itu ciri yang kita punya. Jangan terpesona oleh negara lain yang berbahasa Inggris, karena bisa jadi sesungguhnya mereka tidak mengerti karakter mereka sendiri. Jangan sampai bahasa kita menjadi hiasan museum suatu hari nanti. Semoga semakin banyak orang yang berbahasa Indonesia. Amin.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Melihat Lagi Fenomena Jokowi di Bentara …

Hendra Wardhana | | 25 October 2014 | 05:13

Bertualang dalam Lukisan Affandi …

Yasmin Shabrina | | 25 October 2014 | 07:50

Mejikuhibiniu: Perlukah Menghapal Itu? …

Ken Terate | | 25 October 2014 | 06:48

Pengabdi …

Rahab Ganendra | | 24 October 2014 | 22:49

Ikuti Blog Competition dan Nangkring di IIBF …

Kompasiana | | 12 October 2014 | 18:25


TRENDING ARTICLES

Jokowi Bentuk Kabinet Senin dan Pembicaraan …

Ninoy N Karundeng | 3 jam lalu

Kursi Gubernur Ahok dan Ambisi Mantan Napi …

Zulfikar Akbar | 8 jam lalu

Jangan Musuhi TVOne, Saya Suka Tendangan …

Erwin Alwazir | 9 jam lalu

Jokowi Ajak Sakit-sakit Dulu, Mulai dari …

Rahmad Agus Koto | 9 jam lalu

Gayatri, Mahir Belasan Bahasa? …

Aditya Halim | 13 jam lalu


HIGHLIGHT

Semoga Presiden Jokowi Tidak Salah Pilih …

Hendi Setiawan | 8 jam lalu

Pelatihan Intel Teach Project Based Learning …

Aosin Suwadi | 9 jam lalu

Membuat Bunga Cantik dari Kantong Plastik …

Asyik Belajar Di Ru... | 10 jam lalu

Benalu di Taman Kantor Walikota …

Hendi Setiawan | 10 jam lalu

Jokowi Bentuk Kabinet Senin dan Pembicaraan …

Ninoy N Karundeng | 10 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: